Apa itu Kondom? Semua yang Perlu Anda Tahu!

Kondom adalah alat kontrasepsi yang digunakan sebagai pelindung dari penyakit menular seksual (PMS) dan kehamilan. Ia terbuat dari bahan elastis yang dikenakan pada penis atau vagina sebelum melakukan hubungan seksual. Namun, tahukah Anda sebenarnya apa itu kondom dan bagaimana cara kerjanya?

Sejarah Kondom

Kondom ditemukan pertama kali oleh seorang dokter kontrasepsi dari Yunani kuno bernama Hippolytus. Ia menyarankan agar pasangan suami istri menggunakan kulit binatang yang diolesi minyak untuk melindungi diri dari PMS. Namun, kondom modern seperti yang kita kenal saat ini baru ditemukan pada abad ke-16 oleh seorang pria bernama Gabrielle Fallopius.

Cara Kerja Kondom

Kondom bekerja dengan menghalangi kontak antara sperma dan dinding rahim wanita. Saat sperma tidak dapat bertemu dengan sel telur, kehamilan tidak akan terjadi. Selain itu, kondom juga dapat melindungi dari penyakit menular seksual seperti HIV dan sifilis dengan menghalangi kontak antara darah atau cairan tubuh yang mengandung virus.

Jenis Kondom

Ada berbagai jenis kondom yang tersedia di pasaran, seperti:

  • Kondom lateks: kondom paling umum yang digunakan. Terbuat dari bahan lateks yang elastis dan dapat digunakan oleh kebanyakan orang.
  • Kondom non-lateks: dibuat dari bahan selain lateks seperti poliuretan atau poliakrilonitril. Ini cocok untuk orang yang alergi terhadap lateks.
  • Kondom dengan lubrikan: memiliki lubrikasi tambahan untuk meningkatkan kenyamanan saat digunakan.
  • Kondom bertekstur: memiliki tekstur atau rambut untuk meningkatkan sensasi saat digunakan.

Keuntungan Menggunakan Kondom

Menggunakan kondom dapat memberikan berbagai keuntungan, di antaranya:

  • Melindungi dari PMS dan kehamilan.
  • Melindungi dari penyakit menular seksual.
  • Mudah didapat dan digunakan.
  • Tersedia dalam berbagai ukuran dan varian.
Baca:  Pengertian Evidence Based Practice: Langkah Implementasinya

Kerugian Menggunakan Kondom

Meskipun kondom memberikan banyak keuntungan, tetapi juga memiliki beberapa kerugian, di antaranya:

  • Dapat pecah atau robek saat digunakan.
  • Dapat menyebabkan alergi pada beberapa orang.
  • Dapat mengurangi sensasi seksual.

Statistik

Menurut data dari UNAIDS, tingkat ketersediaan kondom di Indonesia masih rendah, hanya sekitar 35% dari jumlah yang dibutuhkan. Hal ini menyebabkan banyak orang yang belum dapat mengakses kondom dan rentan terkena PMS atau kehamilan tidak diinginkan.

Kesimpulan

Kondom adalah alat kontrasepsi dan pelindung PMS yang mudah didapat dan digunakan. Namun, tingkat ketersediaannya masih rendah di beberapa negara termasuk Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui apa itu kondom dan manfaatnya, serta memastikan ketersediaannya untuk melindungi diri dari PMS dan penyakit menular seksual.

Apakah Anda sudah mengetahui manfaat kondom setelah membaca artikel ini?

Tentang Penulis
Omar Gamani Ramadan

Seorang sangat termotivasi untuk mempelajari hal-hal tentang dunia pertanian. Menjadi mahasiswa yang aktif, pekerja keras, dan rajin. Dan ingin menjadi orang yang mampu bekerja dengan tim dan selalu bersedia berkontribusi untuk mencapai kesuksesan.

Sebarkan:

Tinggalkan komentar