Cara Budidaya Vanili Modern untuk Pemula agar Cepat Berbuah

Cara Budidaya Vanili – Jika Anda baru mengenal vanili, mungkin akan membantu jika Anda memiliki sedikit lebih banyak informasi tentang apa itu dan bagaimana cara kerjanya. Lagi pula, jika Anda ingin membuat smoothie atau es krim, Anda tidak memerlukan semua detailnya, Anda hanya perlu beberapa bahan organik dasar.

Namun, vanili jauh lebih dari itu. Ini adalah rasa yang telah ada selama berabad-abad, dan dapat ditemukan di banyak produk yang berbeda.

Pada artikel ini, kita akan melihat cara budidayakan vanili untuk pemula dan tips bagaimana caranya cepat berbuah.

Potensi Usaha Budidaya Vanili

Vanili merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sangat potensial untuk diekspor.

Harga yang ditawarkan produsen di luar negeri masih tinggi, namun ada penurunan produktivitas produk vanili akibat turunnya harga jual.

Produsen Indonesia berusaha menangkap lebih banyak pangsa pasar untuk memastikan produk mereka menjadi favorit global.

Berikut potensi usaha dan cara budidaya vanili:

  1. Ada banyak usaha terkait vanili yang bisa dikembangkan, seperti ekstrak vanila, krim, dan es krim. Ada juga banyak produk yang tidak berhubungan dengan vanili tetapi tetap mengandung rasa.
  2. Bunga dan polong keduanya dapat digunakan untuk membuat es krim. Bunganya sangat bermanfaat karena bisa diolah menjadi berbagai rasa, seperti strawberry, blueberry, raspberry, dan peach. Polong juga bagus untuk es krim karena memiliki tekstur yang halus dan memberikan rasa yang lezat. Ekstrak vanila juga bagus untuk membuat es krim karena memberikan rasa yang diinginkan tanpa bahan kimia keras.
  3. Rasa vanili digunakan dalam berbagai macam produk, termasuk es krim, kue, permen, dan banyak lagi. Ini dapat digunakan untuk menghasilkan banyak rasa yang berbeda, tergantung pada bahan apa yang digunakan.
  4. Ada banyak potensi untuk bisnis vanili dalam hal pendapatan dan pertumbuhan. Industri telah berkembang pesat, dan ada banyak peluang baru yang tersedia bagi perusahaan untuk memasuki pasar. Selain itu, pasar vanili sangat kompetitif, sehingga penting bagi bisnis untuk memiliki keterampilan pemasaran yang baik dan siap menghadapi persaingan.

Syarat Menumbuhkan Tanaman Vanili

Cara Budidaya Vanili Modern untuk Pemula
Ilustrasi

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar vanili dapat tumbuh dengan baik. Kondisi yang dibutuhkan antara lain suhu tinggi, iklim kering, dan kelembaban rendah.

Ketiga kondisi ini diperlukan untuk menghasilkan rasa vanila yang terbaik.

Berikut syarat menumbuhkan vanili secara lengkap:

Iklim

Vanili merupakan buah yang cocok ditanam di iklim tropis dan subtropis. Indonesia dengan iklim tropis dan Meksiko dengan iklim subtropis termasuk dalam kategori ini.

Baca:  Apa Itu Hortikultura: Pengertian, Jenis, Manfaat dan Contoh

Vanila dikenal memiliki rasa yang sangat manis dan dapat digunakan di banyak hidangan termasuk makanan penutup, es krim, pasta, dan minuman.

Elevasi dan Temperatur

Pohon vanili merupakan buah tropis yang tumbuh di belahan dunia yang suhunya berkisar antara 22-25 derajat Celcius.

Untuk mengoptimalkan produksi vanili, diperlukan ketinggian dan suhu yang ideal untuk pertumbuhan pohon.

Di Pulau Jawa, hal ini dapat dicapai dengan memiliki ketinggian rata-rata 400-700 meter dengan suhu 22 hingga 25 derajat Celcius.

Curah hujan dan Kelembaban

Vanili adalah buah yang membutuhkan masa kering selama 3 bulan agar buahnya matang dan meningkatkan kualitasnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian waktu tanam.

Selain itu, musim hujan 8-10 bulan membutuhkan vanili untuk pertumbuhan dan pembentukan buah.

Rata-rata curah hujan yang dibutuhkan berkisar antara 2000-3000 mm/tahun dengan kelembaban 80%.

Perkebunan vanili biasanya dimulai pada bulan Mei atau Juni dan akan berlangsung hingga Oktober atau November.

Tanah

Vanili adalah buah yang tumbuh di daerah beriklim sedang.

Vanili memiliki sistem perakaran yang dalam sehingga membutuhkan tanah yang mengandung humus, struktur tanah yang baik, pengairan dan drainase yang baik serta tanah gembur yang mudah ditembus oleh akar.

Vanili memiliki akar yang dangkal sehingga perlu memperhatikan ketersediaan bahan organik tanah.

Selain itu, tanah yang mengandung Ca (kalsium) dan berasal dari batugamping sangat cocok untuk ditanami vanili.

PH tanah berkisar antara 6-7, memungkinkan vanili bebas dari penyakit busuk batang.

Intensitas Cahaya Matahari

Karena vanili membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis dan menciptakan nutrisi mereka sendiri, jumlah cahaya yang mereka terima penting untuk keberhasilan mereka.

Beberapa area memiliki intensitas cahaya yang lebih rendah daripada yang lain, jadi penting bagi mereka yang bekerja di area ini untuk dapat menyesuaikan pencahayaan mereka untuk mendapatkan hasil terbaik dari tanaman mereka.

Secara umum, 35-55% adalah intensitas cahaya yang ideal untuk produksi vanili.

Kandungan Nutrisi Tanah

Kecukupan unsur hara tanah seperti kadar Natrium, Fosfor, dan Kalsium sebagai unsur hara utama bagi tanaman akan sangat menentukan pertumbuhan vanili. Mikronutrien lain seperti Kalium dan Magnesium juga dibutuhkan.

Vanili adalah tanaman yang sangat produktif dengan hasil tinggi yang dapat dicapai melalui pengelolaan hara tanah yang tepat.

Keberadaan Tanaman Pelindung atau Panjatan

Kebanyakan vanili membutuhkan media yang cukup kuat untuk menopangnya. Inilah sebabnya mengapa tanaman pelindung seperti pohon direkomendasikan.

Tanaman merambat pada tanaman ini membutuhkan media yang juga cukup kuat untuk menopangnya agar tidak berkarat atau patah.

Tanaman panjatan seperti sengon atau lamtoro sangat bagus untuk tujuan ini karena dapat dengan mudah dicapai dan memberikan lebih banyak ruang untuk vanili.

Baca:  Cara Ternak Ayam Kampung untuk Pemula

Pengolahan Tanah

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menanam vanili sebelum tanah bersih.

Pertama, singkirkan semua sisa tanaman lain dari tanah.

Setelah tanah bebas dari residu, persiapkan untuk ditanami dengan mengolahnya hingga gembur.

Kemudian, sesuaikan waktu tanam vanili dengan waktu tanam yang tepat untuk tanaman panjatan.

Cara Budidaya Vanili Agar Cepat Berbuah

Cara budidaya vanili dapat dilakukan di rumah, meskipun Anda memiliki sedikit pengalaman dalam hal tersebut.

Ada beberapa langkah dasar yang perlu Anda ikuti untuk memulai:

Persiapan Lahan

Cara budidaya vanili di lahan sempit membutuhkan persiapan lahan yang memadai.

Untuk menghasilkan vanili berkualitas tinggi, diperlukan lahan yang cukup luas yang dapat ditanami dan dimanfaatkan untuk itu.

Hal yang perlu diperhatikan:

  1. Agar vanili tumbuh, mereka membutuhkan banyak cahaya. Namun, mereka tidak perlu terlalu terang, karena terlalu banyak cahaya dapat merusak rasa vanila.
  2. Suhu optimal untuk menumbuhkan vanili adalah sekitar 18℃-23℃, karena ini adalah kisaran di mana bunga tersedia dan polong berada dalam kondisi terbaiknya.
  3. Tanah yang cocok untuk budidaya vanili adalah tanah yang gembur dan sedikit lembab, yang dapat mendukung berbagai macam tanaman. Tanaman utama yang dapat ditanam menggunakan tanah ini termasuk biji vanili, ekstrak vanili, dan produk terkait lainnya.
  4. Pupuk organik harus digunakan untuk menyuburkan tanah agar tidak merusak lingkungan. Pemupukan dengan bahan organik membantu meningkatkan hasil panen dan melindungi lingkungan.
  5. Vanili sebaiknya dinaungi seperti pohon yang tumbuh lebih tinggi seperti kapuk, lamtoro, waru dan mindi agar tidak terlalu panas. Dengan cara ini, biji vanili tidak akan membusuk dan bertahan lebih lama.

Persiapan Bibit

Jika Anda ingin menanam vanili dalam proses stek pendek, pastikan Anda memiliki lubang tanam dengan jarak tanam yang tepat (1 m × 1,5m atau 1 m × 2 m atau 1,5 m × 1,5 m).

Mulailah dengan mengeluarkan bibit vanili dari media persemaian. Tanam bibit vanili sampai bagian bawah batang dan semua akar tertutup. Tutup kembali dengan tanah.

Pastikan untuk menjaga tanaman tetap sehat dengan sering menyiramnya dan memberi mereka nutrisi yang cukup.

Setelah disiram, sebaiknya biarkan tanaman selama beberapa hari agar dapat terbiasa dengan lingkungan barunya.

Penanaman Vanili

Untuk menanam vanili, lahan harus sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan oleh vanili.

Kondisi mungkin termasuk iklim tertentu, jenis tanah, pemupukan dan persyaratan sinar matahari.

Untuk menjamin aerasi yang baik pada penanaman vanili, diperlukan adanya guludan agar air dapat mengalir dengan baik.

Ini akan membantu menciptakan lingkungan yang sehat bagi tanaman dan meningkatkan hasil panennya.

Selain itu, penting untuk memastikan bahwa gundukan cukup besar sehingga air dapat dengan mudah mengalir melaluinya dan masuk ke dalam tanaman.

Baca:  Pengertian Ekonomi Pertanian, Manfaat dan 4 Contoh Kegiatan

Perawatan Vanili

Agar berhasil merawat vanili, Anda harus memperhatikan beberapa hal yang akan membantunya cepat berbuah, yaitu:

  • Penyulaman Vanili

Setelah vanili berumur 2-3 minggu atau >1 bulan dapat dilakukan penyulaman agar pertumbuhan tanaman dapat merata dan populasi tidak berkurang.

Hal ini terjadi karena ketika ditanam di lahan yang luas biasanya ada beberapa tanaman yang mati atau pertumbuhannya tidak maksimal.

  • Ikat Batang Vanili

Jika Anda ingin vanili Anda tumbuh dan berkembang dalam arah yang teratur, Anda perlu mengikat sulur vanili ke pohon panjat.

Anda bisa melakukannya dengan menggunakan tali yang kuat. Pastikan senarnya tidak melukai batang vanili.

  • Penyiangan Vanili

Jika Anda menyiangi secara manual, yang terbaik adalah mencabut tanaman yang terserang gulma saat Anda melakukannya. Herbisida sesuai dosis akan membantu membunuh gulma dengan cepat.

Penyiangan harus dilakukan setidaknya sekali setiap dua minggu untuk menghindari masalah.

  • Pemangkasan Pohon Panjat

Pemangkasan pohon panjat dapat membantu meningkatkan produktivitas vanili. Pohon panjat biasanya terlalu tinggi atau lebat, sehingga vanili sulit menerima sinar matahari.

Dengan memangkas pemanjat, pohon dapat dikurangi tinggi dan kepadatannya, yang memungkinkan vanili menerima lebih banyak sinar matahari.

Hal ini akan berdampak pada peningkatan produksi dan keuntungan.

  • Mengawinkan Bunga Vanili

Proses penyerbukan dapat ditingkatkan untuk menghasilkan buah yang lebat dengan melakukannya pada pukul 09.00 WIB.

Pemeriksaan taman secara teratur juga penting untuk memastikan bahwa bunga-bunga bermekaran dengan baik, karena ini akan menghasilkan persentase keberhasilan penyerbukan yang lebih tinggi.

Untuk menyerbuki bunga vanili, Anda perlu menggunakan tongkat dengan ujung yang runcing dan rata.

Proses perkawinan bunga vanili perlu dilakukan dari tandan bunga bawah. Anda harus memegang tongkat di tangan kanan dan meletakkan tangan kiri di dekat bagian atas bunga.

Memasukkan tongkat ke bagian bunga yang berbentuk corong sampai Anda bisa melihat tangkai putik.

Luruskan putik hingga kepala benang sari juga terangkat, lalu tekan kembali hingga tertekuk dengan hati-hati.

Setelah 24 jam, mahkota bunga akan layu, dan buah vanili akan terlihat membesar. Jika penyerbukan berhasil, maka buah akan terus tumbuh dan berkembang.

Waktu Panen Vanili

Buah vanili merupakan jenis buah yang dipanen saat berumur 2 sampai 3 tahun.

Panen biasanya terjadi setahun sekali, dan seluruh proses memakan waktu sekitar 2-3 bulan.

Setelah buah siap dipanen, akan ditandai dengan warna hijau dan pucuknya berwarna kuning.

Budidaya vanili merupakan peluang bisnis yang besar karena berbagai kondisi yang diperlukan untuk pertumbuhannya. Iklim, ketinggian, dan kelembaban merupakan faktor penting dalam menanam vanili.

Selain itu, keberadaan tanaman pelindung dapat membantu membuat produksi vanili lebih efisien.

Jika Anda memiliki lahan dan teknik penanaman yang tepat, Anda dapat segera mulai memproduksi vanili berkualitas tinggi.

Tentang Penulis
Omar Gamani Ramadan

Seorang sangat termotivasi untuk mempelajari hal-hal tentang dunia pertanian. Menjadi mahasiswa yang aktif, pekerja keras, dan rajin. Dan ingin menjadi orang yang mampu bekerja dengan tim dan selalu bersedia berkontribusi untuk mencapai kesuksesan.

Sebarkan:

Tinggalkan komentar