Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Sederhana

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik – Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan jika ingin memulai menanam tumbuhan hidroponik. Anda membutuhkan tanah, air dan nutrisi hidroponik.

Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa anda harus mencampur nutrisi bersama-sama sehingga mereka bekerja sama dengan baik.

Anda juga perlu memastikan bahwa tanahnya berkualitas baik sehingga dapat mendukung tanaman anda.

Tetapi jenis nutrisi apa yang harus anda gunakan?

Dan bagaimana anda tahu mana yang terbaik untuk tanaman anda?

Ada banyak nutrisi berbeda yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh.

Beberapa nutrisi tersebut dapat ditemukan pada nutrisi hidroponik, yaitu larutan atau suspensi yang terbuat dari air dan larutan nutrisi.

Untuk mencampur nutrisi ini ke dalam nutrisi hidroponik, anda harus terlebih dahulu mengetahui nutrisi apa yang dibutuhkan masing-masing nutrisi tersebut, misalnya:

  1. Nitrogen diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman
  2. Kalsium penting untuk tulang dan gigi yang kuat
  3. Kalium membantu fungsi saraf dan produksi energi
  4. Belerang membantu multiplikasi sel dan produksi enzim
  5. Magnesium sangat penting untuk penyerapan air dan pertumbuhan
  6. Mangan penting untuk ketahanan dan kekuatan
  7. Klorin sangat membantu dalam melindungi tanaman dari hama dan penyakit
  8. Besi diperlukan untuk membantu membuat pelindung yang kuat pada sel-sel tanaman
  9. Boron penting untuk hamburan cahaya dan pembangkitan panas
  10. Molibdenum membantu fotosintesis.
Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Sederhana
Ilustrasi

Kami akan menjelaskan 5 jenis nutrisi hidroponik organik dan teknik membuatnya, masing-masing secara bergantian.

1. Kotoran Kelinci

Cara membuat nutrisi hidroponik dari kotoran kelinci adalah proses yang mudah dan bisa dilakukan dalam waktu singkat.

  • Pertama, haluskan tanaman kipahit dengan gula merah dan bawang merah.
  • Selanjutnya, tambahkan sekitar 20 liter air sumur ke dalam campuran ini.
  • Terakhir, tutup wadah dan simpan di tempat teduh.
  • Buka tutupnya setiap hari dalam jam-jam tertentu untuk mengaduk. Tutup lagi.
  • Ulangi ini selama sekitar 8 hari.
Baca:  Apa Itu Akuaponik? Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan

2. Kotoran Kambing atau Ayam

Cara membuat nutrisi hidroponik manual dari kotoran ayam atau kambing, anda harus terlebih dahulu menghancurkan kotoran tersebut kemudian melarutkan pupuk NPK, gula pasir, pupuk EM4 dan terasi ke dalam air.

Anda kemudian dapat memasukkan campuran ke dalam drum plastik dengan remah-remah kotoran kambing dan menambahkan air bersih sekitar 100 liter.

Anda dapat membuka drum setiap hari untuk mengaduk selama 15 menit.

Hari ketujuh adalah saat produk akhir akan siap.

3. Nasi Basi

Cara membuat nutrisi hidroponik murah dengan nasi basi, anda perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Masukkan nasi basi ke dalam baskom. Tutup baskom dengan daun atau kertas kering, jangan terlalu rapat.
  2. Simpan baskom selama 3-5 hari sampai muncul jamur kekuningan.
  3. Sambil menunggu nasi berjamur, anda bisa membuat bahan kedua.
  4. Rebus air sumur hingga mendidih lalu campurkan dengan gula pasir atau gula aren hingga meleleh. Setelah itu, tunggu gula dingin.
  5. Masukkan beras dan gula cair ke dalam ember. Campur dengan baik.
  6. Masukkan ke dalam botol air minum atau toples.
  7. Simpan selama 7 hari di tempat teduh.

4. Daun-daun Kering

Cara membuat nutrisi hidroponik dari daun kering adalah proses sederhana yang dapat dilakukan dalam waktu singkat.

Anda perlu menghaluskan daunnya lalu menambahkan air secukupnya untuk membuatnya menjadi cair.

Campuran tersebut perlu didiamkan selama sekitar 10 hari sebelum anda dapat mulai menggunakan nutrisinya.

Anda dapat menggunakan pupuk untuk membantu meningkatkan hasil, tetapi ingat untuk tidak berlebihan atau nutrisi anda mungkin tidak efektif.

5. Batang Pisang

Cara membuat nutrisi hidroponik dari batang pisang adalah proses sederhana yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

  1. Pertama, haluskan gula merah dan punuk pisang bersama-sama.
  2. Selanjutnya campurkan gula merah dan bonggol pisang yang sudah dihancurkan dengan 10 liter air bersih dan dekomposer atau 100 cc tape mol dalam wadah.
  3. Terakhir, tutup wadah dan diamkan selama 10 hari. Aduk sesekali setiap hari.
  4. Setelah 10 hari, bagi campuran menjadi tiga bagian dan tambahkan 20 liter air ke setiap bagian. Pupuk kemudian dapat digunakan untuk meningkatkan hasil panen.
Baca:  Cara Menanam Sawi di Polybag
Tentang Penulis
Omar Gamani Ramadan

Seorang sangat termotivasi untuk mempelajari hal-hal tentang dunia pertanian. Menjadi mahasiswa yang aktif, pekerja keras, dan rajin. Dan ingin menjadi orang yang mampu bekerja dengan tim dan selalu bersedia berkontribusi untuk mencapai kesuksesan.

Sebarkan:

Tinggalkan komentar