Cara Menanam Sawi di Polybag

Cara Menanam Sawi – Saat anda ingin menanam sayur sawi sendiri, penting untuk melakukannya dengan cara yang memaksimalkan nilai nutrisi tanaman. Hal ini dapat dilakukan dengan menanamnya di polybag atau karung lainnya.

Sayangnya, tidak semua orang tahu cara menanam yang benar, sehingga proses ini seringkali sulit dan memakan waktu. Untungnya, kami telah membuat panduan yang akan membantu anda.

Pertama, pastikan anda memiliki akses ke pot atau wadah besar yang dapat menampung area yang anda rencanakan untuk menanam sawi.

Anda mungkin juga ingin berinvestasi di tanah atau kompos untuk tanaman anda.

Setelah tanah anda siap, tempatkan tanaman anda di area yang ditentukan dan sirami dengan baik sebelum memulai pertumbuhannya.

Berhati-hatilah untuk tidak menyiram terlalu banyak karena ini akan mematikan tanaman anda dan mencegahnya membentuk tunas baru musim depan.

Sekarang setelah anda memiliki semua yang anda butuhkan untuk mulai budidaya sawi di rumah anda sendiri, inilah saatnya untuk memulai!

Cara Menanam Sawi di Polybag
Ilustrasi

Berikut langkah-langkah dalam menanam sawi di polybag:

Menyiapkan Media Tanam

Jika anda ingin menanam sawi, anda harus menggunakan polybag. Kantong tersebut berdiameter sekitar 15 cm dan memiliki lubang-lubang kecil untuk aerasi.

Selanjutnya, letakkan media tanam di sana. Anda bisa menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, sabut kelapa atau arang sekam.

Untuk mempercepat pertumbuhan sawi, anda bisa menambahkan 1 sendok makan pupuk NPK.

Setelah itu, siram media tanam dan diamkan selama 3 hari.

Penyemaian Benih Sawi

Benih yang paling baik untuk pertumbuhan adalah yang berukuran kecil dan bulat, karena dapat dengan mudah melalui proses penanaman.

Baca:  Apa Itu Akuaponik? Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan

Mereka juga harus berwarna coklat kehitaman, karena ini akan membantu mereka menonjol dari biji lain.

Media yang digunakan untuk menabur benih ini juga harus berbeda dengan media tanam yang digunakan untuk memperbesarnya.

Misalnya, media yang baik untuk menabur benih sawi adalah air; sedangkan media tanam yang baik untuk pembesaran adalah jerami atau jerami.

Ada beberapa hal yang anda butuhkan sebelum anda mulai menanam benih anda.

Anda akan membutuhkan kotak kayu untuk menyimpan tanah atau sub-minyak dan dua kaleng penyiraman dengan air yang cukup untuk menutupi benih.

Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk perkecambahan adalah sekitar tiga-empat minggu.

Setelah itu, benih dapat dipindahkan ke media tanam yang telah disiapkan.

Pemindahan Bibit Sawi

Untuk memindahkan biji sawi ke media tanam, anda harus melakukannya di sore hari.

Siram benihnya terlebih dahulu, lalu cabut perlahan.

Setiap lubang tanam dapat diisi dengan tiga benih.

Setelah itu lakukan penyiraman.

Lakukan Pemeliharaan Sawi di Polybag

Sayuran sawi membutuhkan aplikasi air dan pupuk secara teratur agar dapat berkembang.

Anda perlu menyirami tanaman 1-2 kali sehari, tergantung musimnya.

Selain itu, pupuk NPK dapat ditambahkan ke air setelah tanam yang akan membantu tanaman tumbuh dengan cepat dan sehat!

Tanaman sawi biasanya rentan terhadap hama dan penyakit, seperti ulat, kumbang daun, gulma dan busuk akar.

Karena itu, anda harus secara teratur memeriksa dan menyingkirkan penyakit tersebut.

Anda dapat melakukan ini dengan memeriksa gejala hama atau penyakit, seperti daun menguning atau coklat; pertumbuhan terhambat; dan bunga atau daun mati.

Jika anda menemukan gejala-gejala ini, anda harus merawat tanaman dengan fungisida atau herbisida.

Tanaman perlu dirawat agar tumbuh subur. Pemeliharaan yang tepat dapat membantu melawan hama dan penyakit, serta meningkatkan hasil panen.

Baca:  Cara Ternak Ayam Kampung untuk Pemula

Inilah sebabnya mengapa penting bagi petani untuk melakukan bagian mereka dalam menjaga kesehatan tanaman mereka.

Ada banyak cara untuk melakukannya, mulai dari mencegah hama dan penyakit dengan aplikasi yang tepat hingga memastikan bahwa tanaman disiram dengan benar selama dan setelah pertumbuhan.

Semua hal ini berperan dalam mendukung kesehatan tanaman secara keseluruhan dan kemampuannya untuk menghasilkan makanan berkualitas tinggi.

Tentang Penulis
Omar Gamani Ramadan

Seorang sangat termotivasi untuk mempelajari hal-hal tentang dunia pertanian. Menjadi mahasiswa yang aktif, pekerja keras, dan rajin. Dan ingin menjadi orang yang mampu bekerja dengan tim dan selalu bersedia berkontribusi untuk mencapai kesuksesan.

Sebarkan:

Tinggalkan komentar