10 Jenis Media Tanam Hidroponik Sederhana

Dalam hal menanam tanaman, media tanam hidroponik adalah salah satu pilihan paling populer karena mudah digunakan dan sangat hemat biaya.

Tidak hanya itu saja, hal tersebut juga bisa dengan mudah didapatkan disekitar anda tanpa anda sadari. Misalnya bahan-bahan seperti kapas, gabus, spon dan sebagainya semuanya bisa dijadikan sebagai media tanam tanaman.

Pada dasarnya bahan-bahan tersebut dapat digunakan untuk membantu menopang tanaman agar dapat berdiri tegak dan tidak mudah roboh atau rusak.

Berbagai jenis media tanam hidroponik juga dapat dibuat dari bahan lain yang biasanya tidak digunakan untuk tanah.

Ini berarti bahwa ada banyak cara berbeda untuk menggunakan media tanam hidroponik dan inilah mengapa mereka sangat hemat biaya.

Kualitas media tanam hidroponik harus memenuhi persyaratan khusus agar berhasil. Media yang baik harus mampu menyediakan air, nutrisi dan oksigen, serta aman bagi tanaman.

Selain itu, media juga harus mampu menahan air dan tidak mengandung zat beracun.

Jenis Media Tanam Hidroponik

Jenis Media Tanam Hidroponik Sederhana
Ilustrasi

Ada berbagai jenis bahan tanam yang bisa kita gunakan untuk hidroponik.

Mulai dari bahan organik yang berasal dari alam hingga bahan sintetis atau buatan manusia.

Berikut 10 macam media tanam yang bisa digunakan:

1. Rockwool

Rockwool adalah bahan alami dan tidak beracun yang memiliki banyak kegunaan potensial di taman rumah.

Permukaannya yang halus dan penggunaan yang mudah menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang baru memulai, serta tukang kebun berpengalaman yang ingin tahu cara menggunakan bahan alami dengan cara yang ramah lingkungan.

Baca:  Cara Ternak Ayam Kampung untuk Pemula

Rockwool juga dapat digunakan dalam praktik organik dan berkelanjutan, menjadikannya bagian penting dari gaya hidup ramah lingkungan.

2. Gabus atau Styrofoam

Gabus merupakan pilihan yang baik untuk tanaman hidroponik karena ramah lingkungan dan tidak mengeluarkan racun berbahaya saat dipanaskan.

Gabus juga dapat digunakan kembali beberapa kali, menjadikannya pilihan populer karena alasan keberlanjutan.

Selain itu, gabus merupakan bahan yang sangat baik untuk pipa air karena tidak menimbulkan korosi atau menodai dari waktu ke waktu.

3. Arang Sekam

Arang sekam merupakan media organik yang ramah lingkungan, pH netral, memiliki daya ikat air yang cukup baik, aerasi yang baik dan steril dari bakteri dan jamur.

Ini dapat digunakan baik sebagai amandemen tanah atau sebagai bahan bakar untuk pertanian hidroponik.

Keunggulan arang sekam antara lain harga murah, mudah didapat, porositas tinggi dan kemampuan untuk digunakan dua kali.

Kerugian dari arang sekam adalah hanya dapat digunakan sekali.

4. Kerikil

Kerikil merupakan media tanam tanaman yang umum karena memiliki banyak khasiat yang berguna untuk tanaman hidroponik.

Misalnya, kerikil mudah untuk bekerja ke dalam tanah dan tidak akan meninggalkan residu.

Ini juga memiliki sifat sulit untuk mengikat air, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk tanaman hidroponik.

Ini memiliki sifat yang sama dengan media pasir, tetapi Kerikil memiliki pori-pori makro yang lebih banyak daripada pasir.

5. Spons

Jenis media tanam hidroponik yang memiliki banyak pori-pori besar sebagai sarana mengalirkan air nutrisi ke akar tanaman.

Media spon memiliki bobot yang sangat ringan sehingga saat diaplikasikan akan mudah dipindahkan dan diletakkan dimana saja.

Kelebihan spons adalah mampu menyerap air dan menahan daya serap air yang cukup tinggi hingga dua minggu, serta memiliki kekebalan terhadap jamur yang berisiko merusak tanaman.

Baca:  Cara Budidaya Ulat Hongkong untuk Pemula

6. Kapas

Kapas dapat ditanam dengan berbagai cara, termasuk tanaman hidroponik.

Artinya dapat tumbuh di larutan air atau tanah, dan memiliki umur yang panjang karena perlahan akan menyerap nutrisi dari media tanam air yang anda gunakan.

Kapas juga membantu mencegah gulma tumbuh tinggi di permukaan air, yang penting untuk menjaga tanaman hidroponik anda tetap bersih dan sehat.

7. Arang Sekam

Ketika datang untuk menanam tanaman hidroponik, ada beberapa pilihan berbeda yang dapat anda gunakan.

Salah satu pilihan yang paling populer adalah arang sekam, yang terbuat dari kulit hewan.

Bahan ini telah terbukti bermanfaat untuk meningkatkan tingkat pertumbuhan, memperluas sistem akar dan rooting tanaman baru ke dalam soketnya.

Ini juga merupakan sumber nutrisi dan kelembaban yang hebat, menjadikannya pilihan ideal untuk menanam tanaman dalam sistem berbasis air.

8. Hidroton

Media tanam hidroponik menjadi semakin populer di Jerman. Hidroton merupakan media tanam hidroponik yang memiliki pH stabil dan netral.

Dapat digunakan berulang kali sama seperti arang sekam yaitu dengan cara mencucinya sampai bersih yang dapat menghilangkan kotoran seperti lumut yang menempel pada sisi hidroton.

9. Perlite

Perlite adalah batu alam yang telah terbukti sangat efektif untuk menanam hidroponik dan tanaman lainnya dalam sistem berbasis air.

Ini juga memiliki sifat penyerap, toksisitas rendah dan dapat didaur ulang beberapa kali.

Perlite adalah pilihan populer untuk menanam tanaman karena banyak manfaatnya, seperti kemampuannya untuk tumbuh dalam sistem berbasis air, daya serapnya yang tinggi dan toksisitasnya yang rendah.

Perlite juga mudah didaur ulang dan mudah ditemukan oleh kolektor.

10. Sabut kelapa

Sabut kelapa adalah pilihan yang sangat baik untuk menanam tanaman hidroponik karena ramah lingkungan dan mudah dikerjakan.

Baca:  Pengertian Hidroponik: Keuntungan dan Kekurangan

Sabut kelapa memberikan umur simpan alami bertahun-tahun dan dapat membantu mengurangi jumlah air yang dibutuhkan untuk memelihara tanaman hidroponik anda.

Sabut kelapa tumbuh di bawah sinar matahari langsung, tidak seperti jenis sabut lain yang tumbuh di bawah cahaya tidak langsung. Ini membantunya tetap sehat dan hijau dari waktu ke waktu.

Selain itu, sabut kelapa kebal terhadap banyak hama dan penyakit, menjadikannya pilihan yang sempurna bagi mereka yang mencari sistem hidroponik yang sehat dan kokoh.

Berkebun hidroponik adalah cara yang bagus untuk mendapatkan lebih banyak dari tanaman anda, dibandingkan dengan menanam tanaman di tanah.

Dengan menggunakan media hidroponik seperti Perlite, Batang pakis, dan sabut kelapa, anda bisa mendapatkan hasil yang tinggi tanpa harus repot menyirami tanaman anda berkali-kali dalam sehari.

Tentang Penulis
Omar Gamani Ramadan

Seorang sangat termotivasi untuk mempelajari hal-hal tentang dunia pertanian. Menjadi mahasiswa yang aktif, pekerja keras, dan rajin. Dan ingin menjadi orang yang mampu bekerja dengan tim dan selalu bersedia berkontribusi untuk mencapai kesuksesan.

Sebarkan:

Tinggalkan komentar